Senin, 01 Juli 2013

Semarang-in-History : I Meet Om Jon and Some Nice People

Bonjour... Gue balik lagi buat share cerita tentang apa aja di "S-E-M-A-R-A-N-G".

De voyager en Java, nous avons rencontré beaucoup de bonnes personnes. En Surabaya il M. Hadi, Topak père, le père de Heru, le père de Firman, et bien plus encore. Bang on y Confrérie de Semarang, Ali Mang, Mang Diman, oncle Jon, et bien plus encore. Ces gens qui aiment partager la bonne, même pour la première fois qu'ils se rencontraient.

Sekarang kan udah keren-kerennya Paris (palagi di kalangan cewek), jadi pembukanya gue coba aja pake bahasa perancis. Biar cewek-cewek yang kebelet bin kepelet pada kelelep liat gue yang semakin kerep (baca : keren #maksa) pake bahasa perancis. Buat yang bingung nih aslinya.

translete: (using google translate)
Selama perjalanan di jawa, kami bertemu banyak sekali manusia baik. Di surabaya ada Bapak Hadi, bapak Topak, bapak Heru, bapak Firman, dan masih banyak lagi. Di Semarang ada Bang Ikhwan, Mang Ali, Mang Diman, Om Jon, dan masih banyak lagi. Mereka orang yang suka berbagi kebaikan, bahkan untuk orang yang pertama kali mereka kenal. Salute... étonné...

Pokok e gue respect dah selama di Jawa kami bertemu dengan orang yang baik. Padahal kami baru pertama kali ketemu loh. Sebagai contoh buat Bapak Hadi yang dengan sabar mengatasi masalah kami di Bandara. Bicara dengan tulus dan Santun. Keluar dari Bandara ada Pak Topak (Supir dari Kak Ica) dan Pak Heru (Bawahan bos keponakan bu Guru). Mereka dengan hati yang senang membawa kami keliling Surabaya sejenak hingga akhirnya ketemu dengan Mas Firman di Travel (Travelnya mas Firman namanya "Trans Jaya"). Savory....

Mas Firman itu orang yang baik banget. Boleh dikata beliau menikmati pekerjaannya dan mensyukuri apa adanya. Bahkan kami sering salah tunjuk jalan dan beliau tidak marah dan tetap tersenyum. Beliau mengemudikan mobilmya dengan gemulai tanpa beban. Pulang dari semarang pun masih di Back Up sama dia, walaupun ujungnya bukan pake jasa Mas Firman. Sebelum sampai di Bandara Juanda, beliau juga sempat telepon dulu nanyain kabar dan tempat kita pada saat itu. Incroyable...



Sabtu, 29 Juni 2013

Semarang-in-History : Playing Angklung for the First Time

Hai GUYs, long time no see. i hope you fine-fine yes. I will story about experience me in SEMARANG. Sudah lama banget nggak frontal gila-gilaan di Blog. Yo weessss.. Mari...

20 - 26 Juni 2013, gue pergi naik ke atas gunung, Gunung Pati, Semarang. Emang gunung kok, terus digunung itu ada desanya gitu, ada manusianya gitu, dan paling hebohnya ada Universitasnya gitu. Terus universitasnya epik epik banget gitu. Bersih banget gitu, orangnya ramah gitu, terus disana itu kampusnya dikata "KAMPUS KONSERVASI". Yups. Respect for UNNES (Universitas Negeri Semarang).

Di sana gue bareng bro-bro dan sister-sister gue lagi ikutan YRCC (Youth Red Cross Competition). Lomba kepalangmerahan yang tingkatnya se-NASIONAL. kece abis men. dan gue bareng kak @planetyar jadi pendamping gitu. Dan agan-agan harus tau kalau kami yang sejadinya adalah MAHASISWA dikata sebagai peserta yang notebanenya adalah siswa SMA. Dan itu sudah jelas karena muka kami muda.

Menara UNNES (bollywood addict)

Mari kembali ke topik awal tentang "angklung". Angklung itu alat musik yang keren lah menurut gue, karena angklung itu terbuat dari bambu, punya bunyi yang khas dan asli dari Indonesia. Dan Angklung itu BANDUNG abisss.... Bandung kan keren, tempat gue hidup kreatif waktu jaman SD.

Dari sebelum ke jawa gue emang tertarik buat main angklung. Soalnya unik gitu (udah dijelasin). Terus di Semarang ada teteh-teteh kece yang geulis yang kebetulan kece badai kalau main angklung. Muka ayu, main musik ayunya jadi tambah gregetz. Nih kalau nggak percaya teteh-teteh dari bandung itu geulis abiss

Selasa, 11 Juni 2013

Happy Birthday buat yang "Paling Tua"

Ini postingan kayaknya udah lumutan mau di tulis. Maklum udah lewat 4 hari. Baru ada waktu, kan aku udah sibuk gitu, jalan sini jalan sana gitu, urus sana urus sini gitu, jadi... ya gitu deh.

Sebelumnya tanggal 6 Juni ulang tahunnya si @hamjik6694 yang mukanya paling garang. Tapi di balik ke garangannya hatinya lembut banget kayak sutra. Muluss banget, teman-teman boleh nyoba kok. Apalagi kalau mau elus hatinya. Gue gak pernah nyoba sih, tapi kan kalian bisa, apalagi yang cewek. Dia jomblo loh..

tuh si Hamsyah yang mukanya nyangar tapi hatinya lembut

Sedikit cerita tentang hamsyah, dia sahabat satu perjuangan dari dulu sampai sekarang. Sama dengan Naya yang aku postingin sebelumnya, terus dia tuh teman berbagi rokok aku. Kalau aku yang ada, aku yang kasih, begitu juga sebaliknya. Cuman, untuk saat ini insya Allah acara merokok kayak gitu aku STOP dulu. Jaga Kesehatan bro.

Ehh sob. Happy Birthday ya, Moga tambah garang bro. Moga tambah sehat, moga tambah sukses, moga kumisnya makin lebat, kalau perlu brewokan aja. moga makin kece, moga makin dapat cewek (AMIN), moga yang terbaik selalu deh. WYATB sob.

Nah ini yang pertama nih, buat cerita ulang tahun kedua silahkan teman-teman sediakan cemilan sama minuman dulu deh. Soalnya panjang gitu. Pe-Cah pokoknya. Kalau udah siap, silahkan klik "Baca Selengkapnya" *miaww

Minggu, 02 Juni 2013

Kamu Bahagia? Itu Sudah Lebih dari Cukup.

Minggu malam, 2 Juni 2013. Pada sebuah acara sakral untuk orang yang pernah belajar di tempatku menjadi manusia. Di tengah keramaian manusia- manusia bersosial tidak kusangka sosokmu muncul. Padahal, dari pagi sebelumnya aku mengira dan tidak mengharapkan hal ini. Masih indah, seperti dulu. Terlalu indah.

Aku hanya takut terjebak dalam nostalgia. Ku kira kita tidak bersama lagi, ini sudah 2,5 tahun lebih. Entah kenapa setiap kita bertemu dan saling mencuri pandang, perasaan itu kembali lagi. Ini bukan yang pertama, beberapa pertemuan yang sebelumnya pun terasa sama. Namun syukurlah itu bisa lenyap walaupun perlahan-lahan. Cepat datang, perlahan lenyap. Terus berulang setiap bertemu denganmu. Mudah-mudahan hanya aku yang merasa.

Jikalau di waktu nanti engkau berubah dan berpaling kembali. Mungkin aku hanya bisa mengatakan "maaf". Aku tidak akan bisa berkomitmen karena terlalu takut menyakiti. Belum lagi batasan moral yang kita miliki. Maaf, aku memendam ini. Tapi setidaknya aku selalu melihatmu bahagia. Jika itu benar, Itu sudah lebih dari cukup untukku.

Jika kita percaya semua akan datang dan indah pada waktunya. Kuharap itu akan terjadi dan memang itu yang aku harapkan terjadi.

With Smile.
Regard.

CongratsC

Rabu, 29 Mei 2013

Ke-Aku-an ku

Aku masih termenung, tertunduk dengan pikiran menjulang dan meninggi. Berpikir tentang aku yang selalu merasa bingung dengan keadaan.

Selebih dari sini batasan terbagi ruas. Ruasnya bagaikan pelangi yang berwarna warni, bahkan lebih lengkap dari pelangi yang biasanya muncul setelah sembunyi dari pengantar keindahan yang kadang disebut hujan. Lebih cerah, namun lebih gelap, contras nan jelas.

Aku masih termenung, aku takut tatkala ku terjerumus ke dalam jurang kebuntuan. Jurang yang dalam, yang gelap, yang ujungnya pun tak mengharap untuk ditampak.

Aku masih termemung, merenung dengan ke-aku-an ku. Aku mencari tanda tanya.