Sabtu, 20 Februari 2016

Kopi dan Kue Persahabatan

-18 Februari 2016

Apa yang kalian rasakan jika ditrakir kopi oleh orang yang baru kalian temui di coffee shop?

Berawal dari kue gratis di coffeeshop yang diberikan oleh baristanya, kemudian aku teruskan kepadanya. Dengan sedikit bercanda karena dia sedikit menolak, aku mengatakan "Tenang, kita semua mendapatkannya" 

Di situ awal pembicaran aku kenal dengannya. Namanya Adi, aku panggil kak adi, karena lebih tua tentunya. Seorang akuntan dan penikmat kopi yang bekerja di Soroako. Kami ada 4 orang dalam kajian itu. Ditemani seorang barista dan seorang senior yang sudah lama ku kenal. Kami Berbicara tentang kopi dan perekenomian. Hangat, dibahas dengan canda namun berbobot. 

Kami sama- sama mencicipi kopi dari kenya yang lumayan di roasting lebih lama sehingga rasanya lebih strong. Hanya saja aku mencicipi Vietnam Drip, dan dia mencicipi V60. Berbeda metode tetapi berasal dari akar yang sama, seni kopi memang seperti itu, beda perlakuan beda rasa walau sumbernya sama. Filosofinya sangat pas jika dikaitkan dengan kehidupan. 


Tidak sampai 15 menit pembicaraan kami berhenti, ternyata kak adi harus off duluan. Ternyata kopi kenya V60 itu kopi keduanya. sebelumnya dia telah menikmati coffelatte.

Sebelum pulang dia mengeluarkan uang 100 ribu dan membayar kopi yang aku dan teman pesan sebelumnya. Agak canggung rasanya. Malam itu kopi dan perbincangan itu Gratis. Nikmat Tuhan mana yang kau dustakan?

Berselang beberapa saat kemudian, official instagram CoffeeShop yang kami tempati me-repost sebuah foto dari kak adi yang memiliki user @daengadi. Aku komentar saja "Terima Kasih banyak kak". Siapa yang menduga kak adi rela meluangkan waktu dan materinya untuk kami yang baru dikenalnya pada saat itu. Mungkin karena kopi memiliki daya tarik sendiri dalam hal meng-akrab-kan.

Syukur rasanya jika selama masih hidup memiliki kesempatan mengenal banyak orang dengan berbagai macam cara berpikir dan perilakunya. Bukankah kita ini makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain?  

 Jangan lupa ngopi, silahkan add akun instagram kak adi dan Rhapsody Cafe. Mungkin kita memiliki waktu untuk ngopi dan berbagi ilmu dikemudian hari.

Sabtu, 06 Februari 2016

Simply B/W hardapratama.com

Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Apa kabar pembaca? kalau memang kalian niat membaca blog ini.
Lama tidak menulis, kemarin niatnya mau intensif, tapi buktinya sampai sekarang masih jarang nge-post. Memang manusia itu berubah. Kita setiap hari secara tidak sadar disuntik asumsi dan sudut pandang dari pergaulan dan dunia kita saat ini. Tanyakan pada alam bawah sadar kalian jika tidak percaya. Untuk sederhananya coba bandingkan diri kalian di depan orang tua, di depan pacar, atau di depan sahabat kalian. Kalian menjadi orang yang berbeda. Bukankah begitu?

Karena menurutku manusia itu berubah, begitu pula dengan blog ini. Kedesain ulang menjadi hitam putih, simple, bersih, walaupun tidak serame kemarin.

Mari membandingkan..



yang diatas adalah desain blogku kemarin. Editan ini ku aplikasikan pada tanggal 13 Februari 2015, kurang beberapa hari genap setahun. Tanggung. Desainnya sedikit rame dan childish, Dengan foto alay yang bertuliskan 20 tahun. Padahal umurku sekarang jalan 22 tahun. Cukup berdosa kalau ada pengunjung yang datang mengira aku 20 tahun padahal sudah 21 tahun. Umurku semakin hari semakin berkurang sebenarnya.

Manusia berubah dan tidak pernah puas. Serakah! Aku mencoba mencari suasana baru, mungkin bisa jadi sedikit suplemen untuk lebih rajin menulis.

Silahkan dibandingkan